top of page

Brand Strategy and Positioning : Membangun Strategi Brand yang Kuat dan Kompetitif

  • Writer: Azis A. Anggara
    Azis A. Anggara
  • Mar 7
  • 5 min read

Updated: Mar 8

brand strategy consultant

Brand bukanlah sekedar identitas visual. Brand merupakan cara perusahaan dipahami, dirasakan, dan dipercaya oleh pelanggan. Banyak perusahaan memiliki produk yang baik, layanan yang berkualitas, dan tim yang kompeten, namun mereka masih kesulitan menonjol di pasar karena tidak memiliki strategi brand yang jelas. 


Pada tahap itulah peran Brand Strategy Consultant menjadi penting. KREASI sebagai brand strategy consultant  membantu perusahaan merumuskan arah strategis yang jelas tentang bagaimana jenama harus diposisikan, bagaimana jenama berkomunikasi, serta bagaimana brand membangun hubungan dengan pelanggan. 


KREASI menggunakan pendekatan berbasis riset dan analisis strategis membantu perusahaan memahami kekuatan internal, kebutuhan pelanggan, serta lanskap kompetisi. Hal tersebut bertujuan untuk membangun brand strategy yang berbasis data, bukan hanya berbasis intuisi, dan ambisi. Sehingga dapat menjadi fondasi bagi seluruh aktivitas pemasaran, komunikasi, dan pengembangan bisnis yang efektif. 


Strategi brand yang tepat dapat membantu perusahaan untuk: 

  • membangun diferensiasi yang kuat di pasar

  • meningkatkan kepercayaan pelanggan

  • memperkuat loyalitas konsumen 

  • menciptakan konsistensi komunikasi brand

  • mempercepat pertumbuhan bisnis


Artikel ini menjelaskan bagaimana layanan Brand Strategy and Positioning bekerja, mulai dari tahap riset hingga implementasi strategi brand. 


Mengapa Brand Strategy Penting untuk Bisnis?

Banyak perusahaan mengembangkan identitas visual seperti logo, warna, dan desain tanpa terlebih dahulu memiliki strategi brand yang jelas. Padahal, identitas visual seharusnya merupakan hasil dari strategi, bukan berdiri sendiri. 


Strategi brand membantu perusahaan menjawab beberapa pertanyaan mendasar, seperti: 

  • Mengapa brand ini ada?

  • Siapa pelanggan utama yang ingin dilayani?

  • Apa nilai unik yang ditawarkan kepada pasar?

  • Bagaimana brand ini dipersepsikan dibandingkan kompetitor?

  • Bagaimana brand harus berkomunikasi dengan audiens?


Tanpa strategi yang jelas, aktivitas pemasaran sering berjalan tidak konsisten, atau malah memunculkan kompetitor baru. Pesan komunikasi berubah-ubah, identitas brand tidak memiliki arah yang kuat, dan pelanggan kesulitan memahami apa yang membuat brand tersebut berbeda. 


KREASI sebagai brand strategy consultant, membantu perusahaan dapat merumuskan strategi yang tidak hanya menarik secara kreatif, namun juga kuat secara bisnis. 


Pendekatan Sistematis untuk Mengembangkan Brand

Pengembangan strategi brand memerlukan pendekatan yang sistematis. Oleh karena itu, KREASI menggunakan kerangka analisis yang sistematis dan berbasis riset dalam mengembangkan strategi brand. 


KREASI mengawali pengembangan strategi brand dengan melakukan diagnostik pada Company, Customer, dan Competitor (3C). Aktivitas tersebut membantu memahami kondisi brand dalam perusahaan, kesadaran dan motivasi pelanggan, serta posisi di pasar. 


Tahap berikutnya setelah insight tentang brand didapatkan, KREASI mulai melakukan analisis dan menyusun strategi brand. Dilanjutkan dengan aktivasi brand, dan pendampingan impelementasi jika dibutuhkan. 


Berikut adalah penjelasan untuk setiap tahap pengembangan strategi brand yang KREASI lakukan. 


Baseline Research: Analisis 3C (Company, Customer, Competitor)

Tahap pertama dalam proses pengembangan strategi brand adalah melakukan baseline research untuk memahami kondisi perusahaan dan pasar secara menyeluruh. 


Company Analysis: Memahami DNA Organisasi 

Analisis pertama bertujuan untuk menggali identitas internal perusahaan, termasuk tujuan, visi, misi, nilai, serta keunggulan yang dimiliki oleh bisnis. 


Sebagai brand strategy consultant, KREASI melakukan penelusuran dan analisis menggunakan teknik berikut: 

  • brand audit pada brand yang sudah berjalan

  • wawancara mendalam dengan pimpinan perusahaan

  • Focused Group Discussion (FGD) dan/atau workshop dengan tim internal

  • Studi dokumen strategi perusahaan

  • evaluasi sistem komunikasi brand yang sudah ada


Analisis tersebut berguna untuk memahami berbagai aspek penting, seperti: 

  • tujuan jangka panjang organisasi

  • kekuatan kompetitif yang dimiliki perusahaan 

  • proporsi nilai utama bagi pelanggan 

  • tantangan internal dalam pengelolaan brand 


Pemahaman tentang kondisi internal perusahaan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan fondasi brand yang autentik dan relevan dengan arah bisnis. 


Customer Analysis: Memahami Audiens dan Perilaku Pelanggan 

Strategi brand yang efektif dibangun atas pemahaman yang mendalam tentang pelanggan. Oleh karena itu, analisis pelanggan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan strategi brand. 

KREASI mengidentifikasi karakteristik audiens yang dilayani selama ini, termasuk namun tidak terbatas pada: 

  • profil demografis pelanggan 

  • nilai dan aspirasi pelanggan

  • motivasi dalam melakukan pembelian

  • hambatan yang sering dihadapi

  • ekspektasi terhadap sebuah brand

Analisis tersebut menghasilkan customer insight yang dapat menjelaskan mengapa pelanggan memilih suatu brand dan bagaimana mereka membangun hubungan dengan brand tersebut. 

Selain itu, proses ini juga menghasilkan prersona pembeli yang membantu perusahaan memahami audiens secara lebih konkret. 


Competitor Analysis: Memetakan Lanskap Persaingan 

Selain memahami diri sendiri dan pelanggan, analisis juga dilakukan untuk memahami kompetitor di pasar.

Sebagai bagian dari layanan brand strategy consulting, analisis kompetitor dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana brand lain memposisikan diri di pasar. 

Adapun beberapa aspek yang dianalisis pada bagian ini termasuk: 

  • positioning brand kompetitor

  • pesan komunikasi yang digunakan 

  • kekuatan dan kelemahan kompetitor 

  • diferensiasi produk dan layanan 

Hasil analisis ini membantu mengidentifikasi ruang diferensiasi (white space) yang dapat dimanfaatkan oleh brand untuk tampil lebih menonjol. 


Brand Strategy Consultation 

Berdasarkan hasil riset dan analisis baseline, KREASI kemudian merumuskan Brand Strategy dalam dokumen. Dokumen strategis tersebut menjadi panduan dalam pengembangan brand dan pemasaran perusahaan. 


Adapun dalam fase ini, KREASI akan membantu perusahaan merumuskan hal-hal berikut: 

Target Audience dan Customer Insight 

Hasil riset dan analisis baseline yang sudah dilakukan, kemudian disajikan dalam profil target audience dan customer insight. Bagian ini mencakup: 

  • profil audiens sasaran 

  • persona pembeli 

  • kebutuhan dan aspirasi pelanggan 

  • pain points yang ingin diselesaikan oleh brand

Pemahaman tersebut membantu perusahaan dalam menetapkan brand purpose, vision, dan mission. 


Brand Purpose, Vision, dan Mission 

Merujuk pada gambaran target audience dan customer insight, proses pengembangan dilanjukan dengan menetapkan brand purpose, vision, dan mission.

  • Brand purpose: argumentasi fundamental mengapa suatu brand ada dan dampak apa yang ingin dihasilkan bagi pelanggan maupun masyarakat. 

  • Vision statement: menggambarkan gambaran kondisi masa depan yang ingin dicapai oleh suatu brand. 

  • Mission statement: menjelaskan bagaimana suatu brand menjalankan peran dalam kehidupan pelanggan saat ini. 

Ketiga element tersebut penting untuk membantu memastikan strategi selaras dengan arah bisnis perusahaan. 


Brand Values 

Brand values adalah prinsip dasar yang membentuk perilaku organisasi dan cara brand berinteraksi dengan pelanggan. 

Brand values menjadi panduan dalam berbagai keputusan bisnis, mulai dari pengembangan produk hingga komunikasi pemasaran. Adapun contoh brand values adalah sebagai berikut: 

  • integritas 

  • inovasi 

  • empati terhadap pelanggan 

  • kualitas layanan 

  • dsb. 

Dengan mendefinisikan brand values secara jelas, perusahaan dapat membangun identitas brand yang lebih konsisten. 


Brand Positioning 

Brand Positioning merupakan inti dari brand strategi. Bagian ini menjelaskan bagaimana sebuah brand ingin dipersepsikan oleh pelanggan dibandingkan dengan kompetitor. 

KREASI sebagai brand positioning consultant, membantu organisasi merumuskan positioning yang jelas dan relevan. Brand positioning meliputi: 

  • target audience utama 

  • kategori pasar yang ingin dimasuki 

  • value proposition yang ditawarkan 

  • diferensiasi utama dibandingkan kompetitor 

Wujud dari proses penetapan brand positioning adalah brand positioning statement yang menjadi dasar bagi seluruh komunikasi brand. 


Brand Personality dan Brand Archetype 

Seperti halnya manusia, brand yang kuat umumnya memiliki karakter yang jelas.Karakter brand atau Brand Personality menggambarkan sifat-sifat yang ingin ditampilkan oleh brand.  Dengan kata lain, apabila dianalogikan sebagai manusia, apa saja karakter yang dimiliki oleh suatu brand. Sebagai contoh, berikut ini adalah beberapa karakter yang dapat digunakan sebagai brand personality

  • inovatif 

  • terpercaya 

  • inspiratif 

  • profesional 

Guna membuat karakter psikologis brand menjadi lebih kuat, brand strategy umumnya juga menggunakan konsep brand archetype. Brand archetype dapat dikatakan sebagai pola karakter universal yang berasal dari psikologi dan mitologi manusia. Berikut ini adalah beberap contoh brand archetype

  • Sage (ahli dan sumber pengetahuan)

  • Creator (inovatif dan kreatif) 

  • Hero (pemberdaya dan inspiratif) 

  • Caregiver (peduli dan melindungi) 

Penetapan brand personality dan brand archetype membantu menciptakan koneksi emosional yang lebih kuat dengan pelanggan. 


Brand Voice dan Messaging Strategy 

Brand voice dan messaging strategy merupakan panduan teknis bagaimana suatu brand berkomunikasi kepada audiensnya. Aspek strategi ini meliputi: 

  • tone of voice komunikasi 

  • gaya bahasa yang digunakan 

  • pesan utama yang ingin disampaikan

Aspek strategi ini membantu memastukan bahwa komunikasi brand tetap konsisten di berbagai kanal, seperti website, media sosial, kampanye pemasaran, hingga layanan pelanggan. 


Itulah komponen-komponen inti yang dirancang dan dikembangkan dalam brand strategy dan positioning. Perusahaan dapat melanjutkan untuk merumuskan panduan yang lebih teknis dalam brand identity atau mengaktivasi dan mengimplementasikan strategi tersebut selama brand identity masih relevan dengan strategi brand yang dirancang. 

KREASI juga mendampingi perusahaan untuk merumuskan brand identity, brand activation, dan brand advisory. Layanan yang dikembangkan oleh KREASI bersifat personalize sesuai dengan kebutuhan mitra. 


Comments


bottom of page